Menu Close

Wendy Cagur Terapkan 5 Hal Ini Dalam Mendidik Anak

Dan untu meminimalisir rasa panik ketika mengajar, kita bisa berlatih dengan cara berbicara didepan cermin. Persoalan mutu sumber daya manusia Indonesia yang rendah dewasa ini sering menjadi bahan diskusi, perdebatan dan sebagainya tidak ter-kecuali sumber daya manusia dalam bidang pendidikan. Hal ini disebabkan karena apapun yang dilakukan dalam dunia pendidikan, pada dasarnya meng-upayakan peningkatan mutu sumber daya manusia. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di negara kita, namun kegagalan masih terlihat dan belum menunjukkan hasil yang maksimal se- bagaimana yang diharapkan.

Mendidik junior, dan anak didik menjadi pribadi yuang lebih baik

Kholid Fadllul Hakim, mahasiswa semester 2 jurusan Sistem Informasi UBSI Cikampek menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh sembilan mahahasiswa dan didampingi oleh dosen pembimbing Junee Juniarti Eka Sapitri. “Alhamdulillah kita disambut dengan sangat baik oleh pihak sekolah, dan kita diizinkan untuk melakukan kegiatan PM di SDN Karang Anyar 2 Subang,” ujarnya, kepada Radar Karawang. Tekankan perilaku yang baik, empati, dan capaian prestasi bersama di sekolah. Yakinkan siswa Anda bahwa Anda bersedia membantu mereka jika dan ketika mereka di-bully. Libatkan siswa untuk bermain peran mengenai situasi bullying dan cara mengatasi masalah ini. Berikan dorongan kepada anak-anak yang lebih rentan terhadap bullying untuk berinteraksi secara lebih aktif dan ingatkan teman-temannya untuk membantu ia agar dapat melakukannya dengan baik.

Banyak diantara mereka merasa bahwa apa yang mereka sampaikan tidaklah setimpal dengan gaji yang mereka terima, sehingga akibatnya ketika mereka berada di kelas mereka tidak totalitas. Ini semua terjadi karena guru melupakan aspek yang sangat penting dalam hidup mereka yaitu aspek ikhlas. Andaikata guru ikhlas mengajar, maka keikhlasan ini akan memberikan semangat yang tanpa batas pada guru untuk berusaha keras membuat anak didik mereka paham akan materi yang disampaikan.

Orang yang di- sebut guru adalah orang yang memiliki kemampuan merancang program pem- belajaran serta mampu menata dan mengelola kelas agar peserta didik dapat belajar dan pada akhirnya dapat mencapai tingkat kedewasaan sebagai tujuan akhir dari proses pendidikan. Disamping itu, guru memiliki peranan srategis dan merupakan kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan kelembagaan sekolah, karena guru adalah pengelola kegiatan belajar mengajar bagi para siswanya. Kegiatan pembelajaran akan efektif apabila guru yang sesuai dengan kebutuhan sekolah baik jumlah, kualifikasi maupun bidang keahliannya. Kondisi di kelas tersusun dari berbagai karakter siswa yang secara tingkah laku mungkin sulit diatur.

Untuk itu orang tua wajib memberikan bimbingan dan arahan kepada anak. Nilai-nilai agama yang ditanamkan orang tua kepada anaknya sejak dini merupakan bekal dan benteng mereka untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Agar kelak remaja dapat membentuk rencana hidup mandiri, disiplin dan bertanggung jawab, orang tua perlu menanamkan arti penting dari pendidikan dan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah, di luar sekolah serta di dalam keluarga.