Menu Close

Wendy Cagur Terapkan 5 Hal Ini Dalam Mendidik Anak

Saya memahami bahwa maksud semua orangtua (untuk terlibat dalam menentukan jalur studi anak-anaknya) pada dasarnya pasti baik. Semua orangtua tidak ingin anak-anaknya salah melangkah, dan tentunya menginginkan segala yang terbaik bagi pendidikan anak-anaknya. Apalagi jika hal tersebut terkait dengan keputusan yg sangat krusial bagi masa depan mereka. Semua orangtua menginginkan anak-anaknya kelak memiliki prospek kerja yang bagus, berkarya secara positif terhadap masyarakat, dan juga memiliki kebebasan finansial. Di satu sisi, sayapun sangat memahami kekhawatiran setiap orangtua, dan saya kira hampir setiap anakpun menginginkan hal tersebut.

Baik pembimbing dan yang dibimbing akan banyak belajar tentang kehidupan profesional mereka dan memperoleh akan memperoleh pemahaman yang lebih tentang kebutuhan personal, visi, dan nilai-nilai melalui setiap pengalaman pembelajaran mereka. Saya sebagai guru perlu menciptakan suasana yang kondusif saat mengajar. Seorang guru dapat mencoba cara mengajar dengan metode – metode yang baru. Dengan metode belajar yang menyenangkan, peserta didik tidak akan bosan dan cenderung terbuka kepada gurunya. Seperti contoh dalam mengajar dapat dilakukan tidak hanya di dalam ruangan saja, namun juga dapat dilakukan diluar ruangan agar peserta didik tidak jenuh, selain itu menjadi guru humoris adalah hal yang disenangi oleh peserta didik.

Mendidik junior, dan anak didik menjadi pribadi yuang lebih baik

Sangat tepat apabila dikatakan bahwa lembaga pendidikan menjadi wadah untuk perubahan dan guru sebagai agen perubahan. Pembentukan karakter peserta didik dalam Pendidikan Islam perlu ditanamkan sejak dini agar keterlibatan peserta didik dalam perilaku menyimpang dapat diminimalisir dengan baik. Sehingga pada kenyataannya bahwa perilaku menyimpang anak adalah akibat dari pemerolehan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dapat dicarikan solusi terbaiknya. Meminimalisir perilaku menyimpang seorang peserta didik adalah bagian dari proses dewasanya institusi Pendidikan khususnya Islam.

Sebagai seorang pengajar kita musti harus bisa membuat suasana kelas senyaman dan sekondusif mungkin. Menurut saya, cara mudahnya yaitu kita harus paham situasi dan kondisi kelas serta peserta didik. Membuat suasana kelas menjadi nyaman dengan hal hal yang menarik dan kreatif. Lalu bagaimana cara agar pembelajaran kita lebih menarik dan tidak membosankan? Kita dapat melakukan ice breaking atau intermezzo ditengah-tengah pemberian materi, agar pikiran para pelajar kembali contemporary dan tidak merasa bosan. Peran guru sebagai tenaga pendidik menjadi semakin penting dalam rangkahuman investment, sehingga dunia pendidikan sangat membutuhkan ke- beradaan sumber daya manusia yang produktif, kreatif, inovatif dan profesional.

Peran Puskesmas yang kini sudah mengakar di masyarakat bisa dikembangkan untuk mempunyai divisi khusus yang menangani permasalahan remaja. Remaja cenderung energetik, selalu ingin tahu, emosi yang tidak stabil, cenderung berontak dan mengukur segalanya dengan ukurannya sendiri dengan cara berfikir yang tidak logis. Kadang remaja melakukan hal-hal diluar norma untuk mendapatkan pengakuan tentang keberadaan dirinya dimasyarakat, salah satunya adalah melakukan tindakan penyalahgunaan obat/zat. Ditinjau dari aspek sosial, masalah ini bukan hanya berakibat negatif terhadap diri penyandang masalah saja, melainkan membawa dampak juga terhadap keluarga, lingkungan sosial, lingkungan masyarakatnya, bahkan dapat mengancam dan membahayakan masa depan bangsa dan negara. Tantangan ini tentunya berpotensi untuk menimbulkan masalah perilaku dan memicu timbulnya tekanan yang nyata dalam kehidupan remaja jika mereka tidak mampu mengatasi kondisi tantangan tersebut. Secara moral, seseorang wajib menuruti standar moral yang ada namun sebatas bila hal itu tidak mebahayakan kesehatan, bersifat manusiawi, serta berlandaskan hak asasi manusia.

Rencana pengembangan berorientasi pada tindakan memberikan peluang kolaborasi untuk memaksimumkan kekuatan dan berkembang dalam bidang yang memerlukan perbaikan. Organisasi yang melakukan investasi dalam pengembangan pekerja adalah dengan menarik dan memelihara bakat terbaik. Tujuan yang dimaksud adalah tujuan yang spesifik, terjangkau, relevan memberikan arah, jelas dan kerangka kerja untuk mengukur kemajuan. Pengetahuan,dibutuhkan seseorang untuk menerapkan atribut, sifat dan keterampilannya secara efektif, seperti latar belakang kebijaksanaan, pemahaman konteks, persyaratan yang sah, tujuan bisnis, dan lain-lain.

Secara teori untuk mengatasi karakter yang kurang baik diperlukan karakter lain yang lebih fleksibel namun mengarahkan pada kebaikan. Maka yang harus dilakukan adalah bukan memberikan punishment, namun lebih kepada penyusunan strategi pembelajaran yang menarik, diterapkan dengan metode, dan dilaksanakan dengan teknik dan taktik. Sehingga siswa yang sulit diatur lebih fleksibel untuk diarahkan pada pembelajaran dengan cara yang mereka anggap menyenangkan. Di lain sisi masih ada guru-guru di sekolah yang lebih senior maka dengan menjalin interaksi misalnya dengan cara menyapa kecil ketika bertemu akan memberikan kesan yang baik.