Menu Close

Peran Sdm, Msdm, Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Adalah?

Mengukur kepuasan karyawan memang sedikit sulit dan ambigu, tetapi dalam melakukan manajemen SDM, karyawan bisa diwawancara, diminta mengisi survei, dan melakukan diskusi grup. Semua hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan serta mutu sumber daya manusia yang ada di dalam sebuah perusahaan yang menjalankan suatu bisnis. Langkah awal yang dapat dilakukan dalam perencanaan SDM yaitu mendata ketersediaan SDM yang sudah ada pada perusahaan. Mulai dari jumlah tenaga kerja, kapasitas dan kemampuan, latar belakang pendidikan, kinerja hingga potensi-potensi mereka. Dari information tersebutlah, tim HR bisa mengetahui bagaimana perencanaan SDM yang paling tepat untuk perusahaan. Dalam perencanaan SDM tidak hanya memperhatikan posisi kosong yang akan diisi, tetapi juga meliputi hal-hal element dan teknis mengenai karyawan.

Sebagai seorang pemilik usaha, Anda pastinya tahu bahwa mempekerjakan seseorang, terutama kandidat dengan kecocokan budaya dan keterampilan yang baik memakan biaya yang tinggi. Namun yang lebih penting, mencari seorang pegawai pengganti akan memakan biaya lebih tinggi lagi. Proses rekrutmen tidak berakhir ketika Anda menandatangani kontrak dengan pegawai baru Anda. Lakukan sesi orientasi pegawai dengan benar untuk memastikan bahwa pegawai baru Anda termotivasi dan mendapat pengalaman integrasi yang lancar ke dalam perusahaan. Tanpa adanya kegiatan semacam itu, para pegawai baru dapat menyimpulkan bahwa perusahaan tidak menghargai pegawainya dan mungkin menyesali keputusan mereka untuk bekerja di perusahaan Anda.

Pegawai dalam sebuah usaha

Tugas ini dimulai dengan mengidentifikasi masing – masing pekerjaan dalam perusahaan dan keterampilan serta kompetensi masing – masing tenaga kerja, sehingga mereka dapat ditempatkan di departemen dan pekejaan yang tepat. Selain itu, meninjau suatu masalah yang tengah dihadapi perusahaan dan ikut mencarikan pemecahannya. Karena itu, pekerjaan HR juga termasuk mengembangkan mereka melalui pelatihan dan pengembangan diri.

Menciptakan iklim yang humanis, harmonis, serta produktif yang dapat dipertahankan antara manajemen dengan karyawan atau pegawai. Perusahaan dapat melatih karyawannya serta mengembangkan melalui prosedur formal maupun informal. Prosedur formal bisa dilakukan dengan pengenalan jabatan baru atau sebagai alat untuk mengikuti perubahan secara teknologis. Sedangkan prosedur informal bisa berlangsung di tempat kerja dan diadministrasikan oleh karyawan yang senior. 3) Pemberian bantuan untuk karyawan atau pegawai dalam rangka pengembangan karir. Perencanaan dan peramalan permintaan tenaga kerja perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Menambah Pendapatan Perusahaan, tanpa adanya pelanggan, perusahaan tidak akan mendapatkan pendapatan. Hal ini tentu membuat buruknya arus kas pada suatu bisnis yang juga dapat menghambat perkembangan bisnis dan mengganggu operasional bisnis. Perusahaan dapat kehilangan barang dagang dan aset fisik lainnya, namun ketika perusahaan masih memiliki pelanggan, terutama yang loyal terhadap perusahaan, bisnis akan terus berjalan. Menjaga Citra Perusahaan, karyawan sangat berpengaruh dalam menjalin hubungan antara pihak inside maupun eksternal.

Perusahan menyadari kebebasan yang dimiliki oleh individu untuk melakukan kegiatannya di luar Perusahaan. Untuk itu kegiatan tersebut harus bebas dari benturan kepentingan sebagai karyawan Perusahaan dengan kegiatannya diluar Perusahaan dan tidak diperbolehkan menyalahgunakan wewenangnya. Harus diutamakan adalah kepentingan Perusahaan di atas kepentingan individu, kelompok atau golongan tertentu. PT. INDO ACIDATAMA Tbk memberikan keleluasaan penuh kepada seluruh individu Perusahaan untuk berserikat dan menyalurkan aspirasi politiknya di luar Perusahan selama tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.